Mahasiswa Singapura mengikuti workshop sungging wayang di Studio Subandi Bangunjiwo
Administrator 26 September 2019 12:30:49 WIB
BangunjiwopNews ; Drs. Subandi Giyanto merupakan salah satu seniman/budayawan Desa Bangunjiwo Yogyakarta yang menerima Anugerah Budaya 2018 sebagai seniman pelestari tradisi. Hari ini beliau melaksanakan workshop sungging wayang yang diikuti oleh mahasiswa dari Singapura. (26/09).
Workshop Sungging Wayang tersebut dilaksanakan di Rumah Seni Subandi Giyanto, dengan alamat Gendeng RT 16, Desa/Kalurahan Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul yang diikuti oleh 20 mahasiswa.
Workshop semacam ini menjadi salah satu cara untuk mengenalkan seni dan budaya asli Indonesia dan juga pewarisan dan pengembangan pengetahuan dan keterampilan olah seni (tradisi) pada generasi muda sebab masa depan seni budaya akan berada di tangan mereka.
Subandi Giyanto yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam olah seni tradisi lukis kaca dan tatah sungging wayang yang ditekuninya sejak kelas I SD (1965) menjadi narasumber utama bagi para mahasiswa yang mengikuti workshop ini. Kiranya pengalaman Subandi Giyanto dapat terus menular kepada generasi muda dan mekar terus di tengah masyarakat. (Mg_Bjw)
Drs. Subandi Giyanto merupakan salah satu seniman/budayawan Desa Bangunjiwo Yogyakarta yang menerima Anugerah Budaya 2018 sebagai seniman pelestari tradisi. Hari ini beliau melaksanakan workshop sungging wayang yang diikuti oleh mahasiswa dari Singapura. (26/09).
Workshop Sungging Wayang tersebut dilaksanakan di Rumah Seni Subandi Giyanto, dengan alamat Gendeng RT 16, Desa/Kalurahan Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul yang diikuti oleh 20 mahasiswa.
Workshop semacam ini menjadi salah satu cara untuk mengenalkan seni dan budaya asli Indonesia dan juga pewarisan dan pengembangan pengetahuan dan keterampilan olah seni (tradisi) pada generasi muda sebab masa depan seni budaya akan berada di tangan mereka.
Subandi Giyanto yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam olah seni tradisi lukis kaca dan tatah sungging wayang yang ditekuninya sejak kelas I SD (1965) menjadi narasumber utama bagi para mahasiswa yang mengikuti workshop ini. Kiranya pengalaman Subandi Giyanto dapat terus menular kepada generasi muda dan mekar terus di tengah masyarakat. (Mg_Bjw)
Komentar atas Mahasiswa Singapura mengikuti workshop sungging wayang di Studio Subandi Bangunjiwo
Formulir Penulisan Komentar
Profil Desa Wisata Bangunjiwo Paradise Of Culture
PENGUMUMAN
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Apel Pamong Kalurahan Bangunjiwo Senin 14 September 2026
- Penyaluran PMT Balita Gizi Buruk di Kalurahan Bangunjiwo
- Rakor Verifikasi Rancangan RKPKal TA 2027
- Pelayanan Pemutakhiran PBB-P2 (One Day Service)
- ALUR PELAYANAN SANGGAHAN BANSOS TIDAK CAIR
- INFORMASI ALUR UPDATE DATA DESIL
- Pelatihan Keluarga Pionir oleh BBPPKS Kementerian Sosial Republik Indonesia Yogyakarta
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License
















