Tradisi Muludan masih terus dilestarikan masyarakat Bangunjiwo
Administrator 20 November 2018 10:51:13 WIB
BangunjiwoNews // Muludan merupakan tradisi dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Mihammad SAW, tradisi ini sampai saat ini masih dilestarikan masyarakat di Bangunjiwo. Disetiap pedukuhan mengadakan acara kenduri atau dahar kembul, meski dikemas dengan seadanya namun kebersamaan masyarakat menjadi sebuah nilai yang sangat baik. Tidak membeda - bedakan status maupun kedudukan semua berkumpul menjadi satu pada acara genduri ini. Pada acara muludan ini biasa juga diadakan merti dusun.
Komentar atas Tradisi Muludan masih terus dilestarikan masyarakat Bangunjiwo
Formulir Penulisan Komentar
Profil Desa Wisata Bangunjiwo Paradise Of Culture
PENGUMUMAN
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Perjuangan Kemerdekaan dan Sejarah Lokal Monumen Bibis di Padukuhan Bibis
- Menelusuri Jejak Warisan Budaya dan Sejarah Lokal Goa Wurung di Padukuhan Bibis
- Apel Pamong Kalurahan Bangunjiwo Senin 27 Juli 2026
- Bimtek bagi Pokmas Kampung Berdaya Kalurahan Bangunjiwo
- Pembinaan Desa Cinta Statistik Tahap 2 Kalurahan Bangunjiwo
- Penyaluran Bantuan Kelompok Masyarakat Kampung Berdaya Kalurahan Bangunjiwo
- Hari Jadi Ke-195 Kabupaten Bantul Tahun 2026
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License

















