Tradisi Muludan masih terus dilestarikan masyarakat Bangunjiwo
Administrator 20 November 2018 10:51:13 WIB
BangunjiwoNews // Muludan merupakan tradisi dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Mihammad SAW, tradisi ini sampai saat ini masih dilestarikan masyarakat di Bangunjiwo. Disetiap pedukuhan mengadakan acara kenduri atau dahar kembul, meski dikemas dengan seadanya namun kebersamaan masyarakat menjadi sebuah nilai yang sangat baik. Tidak membeda - bedakan status maupun kedudukan semua berkumpul menjadi satu pada acara genduri ini. Pada acara muludan ini biasa juga diadakan merti dusun.
Komentar atas Tradisi Muludan masih terus dilestarikan masyarakat Bangunjiwo
Formulir Penulisan Komentar
Profil Desa Wisata Bangunjiwo Paradise Of Culture
PENGUMUMAN
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Apel Pamong Kalurahan Bangunjiwo Senin 14 September 2026
- Penyaluran PMT Balita Gizi Buruk di Kalurahan Bangunjiwo
- Rakor Verifikasi Rancangan RKPKal TA 2027
- Pelayanan Pemutakhiran PBB-P2 (One Day Service)
- ALUR PELAYANAN SANGGAHAN BANSOS TIDAK CAIR
- INFORMASI ALUR UPDATE DATA DESIL
- Pelatihan Keluarga Pionir oleh BBPPKS Kementerian Sosial Republik Indonesia Yogyakarta
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License

















