Tradisi Muludan masih terus dilestarikan masyarakat Bangunjiwo
Administrator 20 November 2018 10:51:13 WIB
BangunjiwoNews // Muludan merupakan tradisi dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Mihammad SAW, tradisi ini sampai saat ini masih dilestarikan masyarakat di Bangunjiwo. Disetiap pedukuhan mengadakan acara kenduri atau dahar kembul, meski dikemas dengan seadanya namun kebersamaan masyarakat menjadi sebuah nilai yang sangat baik. Tidak membeda - bedakan status maupun kedudukan semua berkumpul menjadi satu pada acara genduri ini. Pada acara muludan ini biasa juga diadakan merti dusun.
Komentar atas Tradisi Muludan masih terus dilestarikan masyarakat Bangunjiwo
Formulir Penulisan Komentar
Profil Desa Wisata Bangunjiwo Paradise Of Culture
PENGUMUMAN
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- SURVAI MASYARAKAT
- Informasi Pelayanan Pembayaran PBB-P2 Tahap I Kalurahan Bangunjiwo Tahun 2026
- Penyaluran BLT Dana Desa Kalurahan Bangunjiwo Periode Bulan Mei TA 2026
- Pembangunan Corblok Jalan Wonotawang Program Padat Karya Jogja Istimewa
- Apel Pamong Kalurahan Bangunjiwo Senin 4 Mei 2026
- Sosialisasi Padat Karya Jogja Istimewa di Wonotawang RT 11 Ngentak
- Rapat Koordinasi Persiapan Pembangunan Gedung PAUD Kalirandu
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License


















