Masyarakat Bangunjiwo tetap lestarikan tradisi Nyadranan/Ruwahan
@Her5wan 20 Maret 2022 09:02:01 WIB
Tradisi Sedekahan Nyadran atau juga disebut "Ruwahan" di Kalurahan Bangunjiwo masih terus dilestarikan oleh warga masyarakat.
Pada bulan syaban ini disetiap padukuhan warga masyarakat pasti mengadakan sedekahan nyadran.
Selain untuk menyambut datangnya bulan ramadhan, bulan syaban ini menjadi bulan yang dimanfaatkan warga masyarakat untuk mengirim do'a kepada keluarga yang telah meninggal dunia.
Yang khas dan pasti ditemukan pada saat tradisi ruwahan ini adalah makanan apem, kolak, dan ketan.
Komentar atas Masyarakat Bangunjiwo tetap lestarikan tradisi Nyadranan/Ruwahan
Formulir Penulisan Komentar
Profil Desa Wisata Bangunjiwo Paradise Of Culture
PENGUMUMAN
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Menelusuri Jejak Warisan Budaya dan Sejarah Lokal Goa Wurung di Padukuhan Bibis
- Apel Pamong Kalurahan Bangunjiwo Senin 27 Juli 2026
- Bimtek bagi Pokmas Kampung Berdaya Kalurahan Bangunjiwo
- Pembinaan Desa Cinta Statistik Tahap 2 Kalurahan Bangunjiwo
- Penyaluran Bantuan Kelompok Masyarakat Kampung Berdaya Kalurahan Bangunjiwo
- Hari Jadi Ke-195 Kabupaten Bantul Tahun 2026
- Rapat Penyusunan Perubahan RPJMKal 2021-2026 Terintegrasi Penyusunan RKPKal 2027
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License


















