Masyarakat Bangunjiwo tetap lestarikan tradisi Nyadranan/Ruwahan
@Her5wan 20 Maret 2022 09:02:01 WIB
Tradisi Sedekahan Nyadran atau juga disebut "Ruwahan" di Kalurahan Bangunjiwo masih terus dilestarikan oleh warga masyarakat.
Pada bulan syaban ini disetiap padukuhan warga masyarakat pasti mengadakan sedekahan nyadran.
Selain untuk menyambut datangnya bulan ramadhan, bulan syaban ini menjadi bulan yang dimanfaatkan warga masyarakat untuk mengirim do'a kepada keluarga yang telah meninggal dunia.
Yang khas dan pasti ditemukan pada saat tradisi ruwahan ini adalah makanan apem, kolak, dan ketan.
Komentar atas Masyarakat Bangunjiwo tetap lestarikan tradisi Nyadranan/Ruwahan
Formulir Penulisan Komentar
Profil Desa Wisata Bangunjiwo Paradise Of Culture
PENGUMUMAN
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Apel Pamong Kalurahan Bangunjiwo Senin 14 September 2026
- Penyaluran PMT Balita Gizi Buruk di Kalurahan Bangunjiwo
- Rakor Verifikasi Rancangan RKPKal TA 2027
- Pelayanan Pemutakhiran PBB-P2 (One Day Service)
- ALUR PELAYANAN SANGGAHAN BANSOS TIDAK CAIR
- INFORMASI ALUR UPDATE DATA DESIL
- Pelatihan Keluarga Pionir oleh BBPPKS Kementerian Sosial Republik Indonesia Yogyakarta
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License




















