Masyarakat Bangunjiwo tetap lestarikan tradisi Nyadranan/Ruwahan
@Her5wan 20 Maret 2022 09:02:01 WIB
Tradisi Sedekahan Nyadran atau juga disebut "Ruwahan" di Kalurahan Bangunjiwo masih terus dilestarikan oleh warga masyarakat.
Pada bulan syaban ini disetiap padukuhan warga masyarakat pasti mengadakan sedekahan nyadran.
Selain untuk menyambut datangnya bulan ramadhan, bulan syaban ini menjadi bulan yang dimanfaatkan warga masyarakat untuk mengirim do'a kepada keluarga yang telah meninggal dunia.
Yang khas dan pasti ditemukan pada saat tradisi ruwahan ini adalah makanan apem, kolak, dan ketan.
Komentar atas Masyarakat Bangunjiwo tetap lestarikan tradisi Nyadranan/Ruwahan
Formulir Penulisan Komentar
Profil Desa Wisata Bangunjiwo Paradise Of Culture
PENGUMUMAN
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Tradisi Sedekah Selikuran Menyambut Malam Lailatur Qodar 1447 H
- Apel Pamong Pemerintah Kalurahan Bangunjiwo Senin 9 Maret 2026
- Rakor Relawan Kalurahan Bangunjiwo Tahun 2026
- Rapat Koordinasi TPK (Tim Pendamping Keluarga) perdana di Tahun 2026
- Kunjungan BPS Kabupaten Bantul di Bnagunjiwo dalam rangka Program Desa Cantik
- Pelaksanaan Monev Kegiatan Reformasi Kalurahan di Kalurahan Bangunjiwo
- Warga antusias mengikuti Pelayanan Pemutakhiran Data PBB-P2 di Kalurahan Bangunjiwo
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License


















